Kurma merupakan buah yang paling populer pada bulan Ramadhan. Buah kurma berasal dari pohon kurma (Phoenix dactylifera L.) yang merupakan salah satu tanaman tertua yang dibudidayakan umat manusia (El Sohaimy et al. 2015). Buah ini memiliki berbagai kandungan penting di dalamnya yang bermanfaat bagi tubuh manusia. Bahkan kurma dianggap mampu melindungi tubuh dari berbagai penyakit kronis termasuk kanker dan penyakit jantung (Luxminarayan et al. 2017).

Buah kurma kaya akan karbohidrat, protein, asam lemak, alkaloid, karotenoid, vitamin, senyawa polifenol, flavonoid, dan tanin dan berbagai jenis nutrisi seperti kalium, kalsium, magnesium, dan fosfor (Qadir et al. 2020). Banyak penelitian pra-klinis yang membuktikan manfaat dari berbagai kandungan dalam buah kurma bagi kesehatan diantaranya:

  1. Menurunkan kadar kolesterol

Buah kurma terbukti dapat menghambat peroksidasi lipid sehingga dapat membantu menurunkan kadar kolesterol dalam tubuh (Luxminarayan et al. 2017).

  1. Menurunkan kadar gula darah

Senyawa saponin, fenol, steroid dan flavonoid dalam buah kurma mampu meningkatkan produksi insulin di dalam tubuh sehingga dapat mengurangi penyerapan gula darah (Qadir et al. 2020).

  1. Meningkatkan kesehatan tulang

Buah kurma kaya akan mineral penting, seperti selenium, mangan, tembaga dan magnesium, dimana zat tersebut diperlukan untuk menjaga kesehatan tulang (Pramono 2018).

  1. Mengatasi kekurangan zat besi atau anemia

Kandungan zat besi yang kaya dalam buah kurma dapat meningkatkan kadar hemoglobin (hb) yang dapat mengatasi anemia akibat kekurangan zat besi (Cholifah dan Amalia 2017)

  1. Menjaga kesehatan kulit

Kandungan vitamin C dan D pada buah kurma berfungsi untuk menjaga kesehatan kulit dan bermanfaat untuk mencegah penuaan dini (Pramono 2018).

  1. Sebagai antioksidan

Senyawa polifenol dan flavonoid yang terkandung dalam buah kurma memiliki peran sebagai antioksidan yang kuat sehingga mampu melindungi tubuh dari radikal bebas yang dapat menyebabkan berbagai penyakit seperti kanker dan penyakit jantung (Qadir et al. 2020).

  1. Sebagai antibakteri

Senyawa polifenol dalam buah kurma juga bermanfaat sebagai antibakteri sehingga kurma dapat dimanfaatkan sebagai zat antimikroba pada makanan dan produk makanan (El Sohaimy et al. 2015)

  1. Mengurangi peradangan

Kandungan senyawa polifenol dalam buah kurma ternyata juga berperan dalam mengurangi peradangan (Al-Alawi et al. 2017).

  1. Mengatasi sembelit

Buah kurma dapat mempercepat waktu transit makanan di lambung, sehingga dapat membantu mengurangi sembelit (Al-Alawi et al. 2017)

  1. Sebagai antikanker

Adanya senyawa fenolik, seperti rutin dan asam caffeic dalam buah kurma memiliki peran yang penting sebagai antikanker, seperti kanker prostat (Qadir et al. 2020).

Bagaimana? Sudah terbukti bukan segudang manfaat dari buah kurma? Semoga ulasan ini dapat meningkatkan pengetahuan kita tentang buah kurma yang sudah terkenal sedari dulu akan manfaatnya. Selamat menunaikan ibadah puasa, salam sehat!

Referensi:

  • Al-Alawi, Reema, Jawhara H. Al-Mashiqri, Jawaher S.M. Al-Nadabi, Badria I. Al-Shihi, dan Younis Baqi. 2017. “Date palm tree (Phoenix dactylifera L.): Natural products and therapeutic options.” Frontiers in Plant Science 8 (May): 1–12. https://doi.org/10.3389/fpls.2017.00845.
  • Cholifah, Noor, dan Elva Amalia. 2017. “Aplikasi Pemberian Kurma Sebagai Upaya Peningkatan Kadar Hemoglobin pada Remaja Putri yang Mengalami Anemia.” University Research Colloquium Proceeding, no. February: 381–87.
  • Luxminarayan, Lodha, Sharma Neha, Viswas Amit, dan M.P. Khinchi. 2017. “Asian Journal of Pharmaceutical Research and Development.” Asian Journal of Pharmaceutical Research and Development 5 (2): 1–8.
  • Pramono, Arditya. 2018. “8 Manfaat Kurma untuk Kesehatan.” https://www.ayobandung.com/read/2018/06/02/33636/8-manfaat-kurma-untuk-kesehatan.
  • Qadir, Abdul, Faiyaz Shakeel, Athar Ali, dan Md Faiyazuddin. 2020. “Phytotherapeutic potential and pharmaceutical impact of Phoenix dactylifera (date palm): current research and future prospects.” Journal of Food Science and Technology 57 (4): 1191–1204. https://doi.org/10.1007/s13197-019-04096-8.
  • Sohaimy, S.A. El, A.E. Abdelwahab, C.S. Brennan, dan A.M. Aboul-enein. 2015. “Phenolic Content, Antioxidant and Antimicrobial activities of Egyptian Date Palm (Phoenix dactylifera L.) Fruits.” Australian Journal of Basic and Applied Sciences, no. February: 141–47.