Kayu manis (Cinnamomum burmannii) merupakan tanaman semak atau pohon kecil yang umumnya dikenal sebagai cassia Indonesia, cassia Batavia, dan cassia Padang, dan merupakan anggota dari Lauraceae. Tanaman ini tersebar di Asia Tenggara dan dibudidayakan di negara Indonesia dan Filipina. Tanaman kayu manis memliki bentuk lonjong-elips yang panjangnya 4-14 cm dengan daun berbentuk bulat yang berwarna hijau mengkilap. Kulit kering dari tanaman ini sering ditemukan dengan bentuk gulungan di pasar dan sering digunakan untuk bumbu masakan (Al-Dhubiab, 2012). 

Tidak hanya sebagai bumbu masak, kayu manis juga memiliki banyak manfaat lain. Minyak atsiri dari kayu manis mempunyai daya bunuh terhadap mikroorganisme, membangkitkan selera atau menguatkan lambung dan juga memiliki efek untuk mengeluarkan angin. Selain itu, minyaknya dapat digunakan dalam industri sebagai obat kumur dan pasta, penyegar bau sabun, deterjen, lotion parfum dan cream. Dalam pengolahan bahan makanan dan minuman minyak kayu manis digunakan sebagai pewangi atau peningkat cita rasa, diantaranya untuk minuman keras, minuman ringan (softdrink), agar–agar, kue, kembang gula, bumbu gulai dan sup (Rismunandar dan Paimin, 2001). Khasiat lainnya pada kulit batang kayu manis yaitu digunakan untuk membantu mengatasi diare, kejang perut, mengurangi sekresi pada usus, peluruh keringat, pegal-pegal, penambah nafsu makan dan penghilang rasa sakit (Hariana, 2007).

Kayu manis ini juga bermanfaat sebagai antioksidan dan sekaligus memiliki aktifitas kerja yang mirip insulin (insulin mimetic) (Sayuti & Yenrina, 2015). Menurut penelitian lainnya kayu manis dapat berfungsi sebagai agen antidiabetes (Khan et al., 2003). Soni dan Bhatnagar (2009) menyatakan bahwa mengkonsumsi 2 gram bubuk kayu manis (Cinnamomum cassia) pada pria dewasa penderita diabetes melitus tipe 2 selama 40 hari menurunkan kadar glukosa darah puasa sebesar 18,87 %. 

Untuk itu jangan ragu lagi untuk konsumsi bubuk kayu manis yang kaya akan khasiat ini untuk menjaga kesehatan tubuh. Mulai sekarang bisa siapkan bubuk kayu manis dirumah dan jangan khawatir, Carijamu.com menyediakan produk bubuk kayu manis 100% dengan harga yang terjangkau dan kualitas yang terjamin. Untuk pemesanan bisa langsung cek di website Carijamu.com atau dengan melalui Whatsapp admin carijamu.

Referensi:

  • Al-Dhubiab,  Bandar E., 2012. Pharmaceutical Applications and Phytochemical Profile of Cinnamomum burmanii. Pharmacognosy Review, Vol.6, Issue 12.
  • Hariana H, Arief. 2007. Tumbuhan Obat dan Khasiatnya. seri 2. Jakarta : Penebar Swadaya
  • Khan, A., Safdar, M., Khan, M.M., Khattak, K. and Anderson, R. 2003. Cinnamon Improves Glucose and Lipids of People With Type 2 Diabetes. Diabetes Care. Vol. 26 (12): 3215-3218.
  • Rismunandar dan Farry B. Paimin. 2001. Kayu Manis Budidaya dan Pengolahan. Penebar Swadaya : Jakarta
  • Sayuti, K., & Yenrina, R. 2015. Antioxidants, natural and synthetic.
  • Soni, R. and Bhatnagar, V. 2009. Effect of Cinnamon (Cinnamomum cassia) Intervention on Blood Glucose of Middle Aged Adult Male with Non Insulin Dependent Diabetes Mellitus (NIDDM). Ethno-Med. Vol. 3 (2): 141-144.
  • Syukur, C., dan Hernani, 2001, Budidaya Tanaman Obat Komersial, Cetakan 1, Penerbit  Penebar Swadaya, Jakarta.