Terbebas dari bahasan Covid-19, saat ini Indonesia sedang hangat-hangatnya bersiap untuk memasuki era kenormalan baru (New Normal), yaitu aktivitas kembali dibuka seperti biasa namun dengan tetap menerapkan protokol Covid-19. New Normal membuat masyarakat harus bisa beradaptasi untuk hidup berdampingan dengan Covid-19. Oleh sebab itu, perlu untuk memiliki daya tahan tubuh yang baik untuk mencegah paparan virus corona ketika menjalankan era kenormalan baru (New Normal). Sejauh ini beberapa studi menyatakan bahwa sistem imun yang kuat telah terbukti menjadi satu-satunya cara untuk melawan Covid-19.

Menurut Dr. dr. Erlina Burhan, SpP, Dokter Spesialis Paru RSUP Persahabatan, untuk meningkatkan daya tahan tubuh dapat dilakukan dengan konsumsi makanan berigizi. Selain itu, penting untuk selalu istirahat yang teratur, hingga konsumsi suplemen atau vitamin, di antaranya yang mengandung antioksidan. “Jika tidak yakin makanan yang dikonsumsi sudah cukup mengandung vitamin, maka bisa melengkapinya dengan mengonsumsi produk vitamin atau suplemen” ujar dr. Erlina dalam webinar Asthin: Meningkatkan Daya Tahan Tubuh Alami Selaama Pandemi Covid-19 dengan Antioksodan (Kompas.com).

Antioksidan dibutuhkan untuk menunda atau menghambat reaksi oksidasi oleh radikal bebas atau menetralkan dan menghancurkan radikal bebas yang dapat menyebabkan kerusakan sel dan biomolekul seperti DNA, protein dan lipoprotein di dalam tubuh yang akhirnya dapat memicu terjadinya penyakit dan penyakit degeneratif (Alfira, 2014). Contoh antioksidan antara lain beta karoten, likopen, vitamin C dan vitamin E. Antioksidan alami banyak terdapat pada buah-buahan, sayur-sayuran, biji-bijian, dan hewani (Inggrid dkk., 2014).

Oleh sebab itu, mulai sekarang jangan lupa untuk konsumsi vitamin atau suplemen yang mengandung antioksidan agar tubuh kita bisa selalu fit dan daya tahan tubuh terjaga, serta tidak lupa untuk selalu menerapkan protokol Covid-19.

Referensi:

  • Alfira, A. 2014. Uji Aktivitas Antioksidan Ekstrak dan Fraksi Aktif Kulit Batang Sintok. Skripsi. Jakarta: UIN Syarif Hidayatullah
  • Inggrid, H. M., & Santoso, H. 2014. Ekstraksi antioksidan dan senyawa aktif dari buah kiwi (Actinidia deliciosa). Research Report-Engineering Science2
  • kompas.com