Dimasa pandemi Covid-19 ini banyak sekali perubahan yang telah terjadi, seperti perubahan dalam gaya hidup masyarakat yang dimana banyak dilakukan secara online. Salah satunya adalah perilaku konsumsi masyarakat, hal ini terjadi karena pada masa pandemi ini kita dianjurkan untuk seminimal mungkin keluar rumah atau kekeramaian. Selain itu, seiring dengan perkembangan zaman, media online ataupun media sosial saat ini sangat banyak yang mengandurunginya, karena mudah diakses dan juga sudah dapat melengkapi segala keperluan masyarakat saat ini. 

Berdasarkan hasil survei Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2020 menunjukkan bahwa terjadi peningkatan tren belanja online yang cukup tinggi selama masa pandemi yaitu sebesar 42%. Survei ini juga menyebut bahwa pola belanja online ini paling banyak dilakukan oleh generasi milenial khususnya generasi milenial perempuan dan barang yang paling banyak dibelanjakan adalah bahan makanan sebesar 51%. Berdasarkan fakta-fakta tersebut, BPOM (Badan Pengawas Obat dan Makanan) terus berupaya untuk memastikan bahwa kemudahan untuk memperoleh berbagai jenis pangan tersebut tetap diikuti dengan upaya peningkatan keamanan pangan yang beredar melalui pengawasan pangan termasuk pangan yang dijual secara online. Selain dari sisi pengawasan, BPOM juga menyadari bahwa peningkatan kesadaran dan pengetahuan masyarakat khususnya generasi milenial juga merupakan suatu langkah yang tidak kalah penting agar generasi milenial dapat mengenali, memilih, dan mengonsumsi pangan yang aman, bermutu, dan bergizi (Bpom.go.id).

Oleh karena itu, untuk menghindari  peredaran produk pangan yang tidak sesuai dengan aturan maka BPOM terus melakukan langkah intensif untuk memberantas pangan Tidak Memenuhi Ketentuan (TMK) dan pangan Tidak Memenuhi Syarat (TMS) (Kompas.com). Masyarakat atau khususnya para generasi muda perlu dibekali dengan pengetahuan seperti informasi nilai dan kandungan gizi pada pangan yang mereka konsumsi, kesadaran untuk selalu CEK KLIK (Kemasan, Label, Izin Edar dan Kedaluwarsa) serta memilih produk pangan dengan Pilihan Lebih Sehat yang diharapkan menjadi kebiasaan baik di kalangan generasi muda. Dengan meningkatnya kesadaran generasi muda terhadap keamanan pangan diharapkan dapat mewujudkan Generasi Emas Indonesia (Bpom.go.id).

Namun itu semua tidak akan terwujud jika masyarakat tidak ikut andil dalam memilih makanan berkualitas dan mencegah penyebaran produk-produk pangan yang tidak sesuai tersebut (Kompas.com). Maka dari itu, BPOM membagikan beberapa tips memilih pangan aman dan berkualitas antara lain sebagai berikut :

  1. Beli di penjual resmi 
  2. Perhatikan kebersihan lokasi penjaja 
  3. Perhatikan kebersihan penjaja 
  4. Perhatikan kebersihan pangan 
  5. Pastikan wadah makanan bersih 
  6. Lakukan 4 cek, yaitu cek kemasan, cek label, cek izin, dan cek kedaluwarsa. 

Sebagai konsumen cerdas, ayo kita periksa terlebih dahulu produk yang ingin kita konsumsi sebelum kita mencicipinya. Be healthy everyone.. 

Referensi :

  • Bpom.go.id 
  • Kompas.com