Hari raya Idul Adha merupakan salah satu momen penting bagi umat muslim. Hari raya Idul Adha ini memiliki ciri khas dengan adanya penyembelihan hewan kurban setelah sholat hari raya di pagi hari. Hari raya Idul Adha sering juga disebut dengan Hari Raya Haji. Pada momen hari ini, merupakan salah satu momen umat muslim yang memiliki rezeki lebih bisa saling berbagi kepada sesama dalam bentuk berbagi daging kurban. Pada saat ini juga masyrakat berkesempatan mengkonsumsi daging lebih banyak dan lebih sering dari biasanya. 

Berdasarkan keterangan Subdit Pengelolaan Konsumsi Gizi, Direktorat Gizi Masyarakat, Direktorat Jenderal Kesehatan Masyarakat, Kementerian Kesehatan RI, kandungan gizi daging Kambing dan Sapi (per 100 gram) terkandung 0,0 gram karbohidrat, lemak sebanyak 18,0 gram, protein 24,9 gram, dan 268,9 kalori (Sehatnegriku.kemkes.go.id). Walaupun banyak kandungan gizinya, jika mengkonsumsi daging berlebihan akan dapat menimbulkan efek yang tidak diinginkan bagi tubuh seperti, sakit kepala ataupun mual. Ahli Nutrisi, dr. Tan Sot Yen mengatakan dalam daging kambing dan sapi terkandung lemak jenuh yang tidak baik jika dikonsumsi secara berlebih (Sehatnegriku.kemkes.go.id). Berdasarkan Angka Kecukupan Gizi (AKG) yang dianjurkan tahun 2013, kebutuhan protein dewasa rata-rata 65 gram perorang perhari. Daging dapat dikonsumsi 2-3 kali dalam seminggu (Sehatnegriku.kemkes.go.id). Namun, ketika saat hari raya Idul Adha tiba dan berkumpul bersama keluarga sangat sulit rasanya mengontrol diri untuk tidak makan daging berlebihan. Untuk itu kita harus bisa menikmati olahan daging saat idul adha dengan tetap sehat. Berikut tujuh tips menikmati olahan daging saat Idul Adha namun tetap sehat: 

  • Pilih daging yang dipanggang

Mengonsumsi daging yang dimasak dengan cara dipanggang mencegah tubuh mengonsumsi minyak berlebih. Minyak berlebih bisa meningkatkan risiko obesitas. Oleh sebab itu hindari daging yang digoreng.

  • Hindari konsumsi minuman manis dan bersoda

Untuk mengontrol asupan kalori yang dikonsumsi selama hari raya Idul Adha, kurangi atau kalau bisa hindari minuman manis dan bersoda. Kandungan gula yang tinggi dalam soft drink berbahaya bagi kesehatan.

  • Hindari konsumsi makanan berlemak lainnya

Kurangi makanan berlemak lain, contohnya mengonsumsi cokelat dan keju selama sedang mengonsumsi banyak makan daging.

  • Minum teh hijau setelah konsumsi daging

Teh hijau mengandung antioksidan yang baik bagi tubuh. Minum segelas teh hijau setelah makan daging. 

  • Tetap berolahraga

Tetap berolahraga untuk membantu mempertahankan sistem imun dan meningkatkan metabolisme. Lakukan olahraga ringan seperti jalan kaki beberpa menit. 

  • Konsumsi sayuran terlebih dahulu

Sayur-sayuran yang dikonsumsi akan membuat merasa lebih kenyang, sehingga kita hanya memiliki sedikit ruang untuk olahan daging. Sayur yang tinggi serat juga bisa melancarkan pencernaan.

  • Buat jeda enam jam antara waktu makan

Kontrol porsi makan dengan membuat jeda lima hingga enam jam untuk kembali memakan daging agar tubuh punya waktu untuk mengolah makanan yang dikonsumsi.

  • Minum air yang cukup

Konsumsi air yang cukup bisa mencegah sembelit dan sebaiknya minum sekitar 8-10 gelas sehari. Mengonsumsi cukup air juga membantu pencernaan dalam proses mencerna makanan terutama daging.

            
Referensi:

  • cnnindonesia.comĀ 
  • Kumparan.Com
  • Sehatnegeriku.kemkes.go.id